HUKUM I NEWTON
Misalkan kita taruh sebuah buku di atas lantai,kita dorong sedikit kuat dan kita lepaskan .kita semua tahu apa yang akan terjadi,buku akan terus bergerak pada garis lurus dan kemudian berhenti.Orang jaman dahulu mengambil kesimpulan,bahwa agar benda dapat bergerak maka pada benda harus terus menerus di lakukan pengaruh luar atau gaya.
Dapat kita ambil kesimpulan bahwa percobaan diatas dikenal dengan hukum kelembaman atau hukum I newton yang berbunyi”Benda akan diam atau bergerak lurus beraturan, jika resultan gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nol”
Hukum I Newton juga memperkenalkan kita dengan satu pengertian lagi yaitu bahwa “ benda akan tetap berada pada keadaannya , yaitu diam atau bergerak lurus beraturan , disebut sifat inersia, jadi inersia adalah sifat benda yang menyatakan hambatannya terhadap perubahan gerak.
HUKUM II NEWTON
Segumpal tanah liat basah, jika dipijit bentuknya akan berubah. Sebuah pegas jika ditarik, maka pegas akan memeanjang. Sebuah balok di atas papan, jika didorong balok akan bergerak. Memijitw, menarik dan mendorong sebuah benda berarti benda itu menderita gaya. Dari analisa data tersebut di peroleh sutu kesimpulan bahwa :
Percepatan yang di timbulkan gaya yang bekerja pada sebuah benda perbanding lurus dengan besarnya gaya dan searah dengan gaya itu dan berbanding terbalik dengan massa kelembaman benda itu.
Pernyataan tersebut di kenal dengan hukum II Newton.pernyataan di atas dapat di tulis dengan rumus:
a=F/m atau F=m.a
Dimana: a = Percepatan.(ms-2)
F = gaya(N)
m = massa kelembaman benda(kg)
HUKUM III NEWTON
Suatu gwaya yang bekerja pada sebuah benda selalu berasal dari benda lain. Jadi wsuatu gayaw sebetulnya adalah hasil intraksi antara dua buah benda . kita dapatkan , bwahwaw jika sebuah benda melakukan sebuah gaya pada sebuah benda lain , benda kewdua wselalu melakukan gaya balasan pada benda pertama . disamping itu kedua gaywa ini mwempunyai besar yang sama dan arah yang berlawanan
wJika salah satuw dari gaya yang terjadi pada intraksi antara dua buah benda tersebut wgaya “aksi”, mwaka gaya yang lainnya disebut gaya “ reaksi”. Mana yang “ aksi” , atau “ reaksi “ tidakwlah penting disini sebab kedua gaya ini bukanlah timbul sebagai sebwab akibat akan twetapi dua gaya yang selalu timbul bersama –sama, sehingga yanwg satu bukanlahw merupakan sebab atau akibat dari yang lain.
Sifat gaya – gaya seprti iwni pertama kali diketemukan oleh newton dalam hukum geraknya yang ketiga: “ sewtiap aksi selalu dilawan oleh reaksi yang sama besarnya; atau aksi timbal balik darwi dua benda adalah selalu sama besar dan mempunyai arah berlawanan.w
Secara singkat hukum III Newtwon menyatakan bahwa
F aksi = -F reaksi
Yaitu bahwa gaya aksi besarnya wsama dengan reaksi, akan tetapi arahnya berlawanan.
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Agustus 2010
USAHA DAN ENERGI
Usaha
Usaha adalah hasil kali gaya dengan perpindahan benda .
W = F.s
W = F.s cos.α
Energy
Energy adalah kemampuan untuk melakukan usah
Energy tidak dapat di ciptakan dan tidak dapat di musnahkan , tetapi hanya dapat Idi ubah dari bentuk energy yang satu kebentuk energy yang lain.
Energy gravitasi
Enrgi potensian gravitasi adalah energy yang dimiliki suatu benda yang karena kedudukanya . ( memiliki ketinggian tertentu dari titik acuan)
Energy potensial gravitasi dirumuskan:
Ep = m.g.h
Usaha dan energy potensial
Usaha yang dilakukan oleh gaya berat sama dengan pengurangan energy potensial. Hubungan antara usaha dengan pengurangan energy potensial dirumuskan:
W = mgh1 –mgh2
Energy kinetic
Energy kinetic suatu benda adalah energy yang dimiliki benda karena benda itu mempunyai kecepatan energy kinetic dirumuskan:
Ek = ½ m.v2
Usaha dan energy kinetic
Usaha yang dilakukan oleh gaya yang besarnya tetap sama dengan perubahan energy kinetic . hubungan usaha dengan energy kinetic dirumuskan :
W = 1/2m.v22-1/2mv12
Energy mekanis adalah jumlah energy potensial dengan energy kinetic.besarnya energy mekanik dirumuskan:
Em = Ep+ Ek
Hukum kekekalan energy m,ekanik
Energy mekanik suatu benda selalu konstan, jika tidak ada gaya luar yang bekerja.
Em = Ep + Ek = konstan
Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2
Usaha adalah hasil kali gaya dengan perpindahan benda .
W = F.s
W = F.s cos.α
Energy
Energy adalah kemampuan untuk melakukan usah
Energy tidak dapat di ciptakan dan tidak dapat di musnahkan , tetapi hanya dapat Idi ubah dari bentuk energy yang satu kebentuk energy yang lain.
Energy gravitasi
Enrgi potensian gravitasi adalah energy yang dimiliki suatu benda yang karena kedudukanya . ( memiliki ketinggian tertentu dari titik acuan)
Energy potensial gravitasi dirumuskan:
Ep = m.g.h
Usaha dan energy potensial
Usaha yang dilakukan oleh gaya berat sama dengan pengurangan energy potensial. Hubungan antara usaha dengan pengurangan energy potensial dirumuskan:
W = mgh1 –mgh2
Energy kinetic
Energy kinetic suatu benda adalah energy yang dimiliki benda karena benda itu mempunyai kecepatan energy kinetic dirumuskan:
Ek = ½ m.v2
Usaha dan energy kinetic
Usaha yang dilakukan oleh gaya yang besarnya tetap sama dengan perubahan energy kinetic . hubungan usaha dengan energy kinetic dirumuskan :
W = 1/2m.v22-1/2mv12
Energy mekanis adalah jumlah energy potensial dengan energy kinetic.besarnya energy mekanik dirumuskan:
Em = Ep+ Ek
Hukum kekekalan energy m,ekanik
Energy mekanik suatu benda selalu konstan, jika tidak ada gaya luar yang bekerja.
Em = Ep + Ek = konstan
Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2
Langganan:
Postingan (Atom)